Engkaulah getar pertama yang meruntuhkan
gerbang tak berujungku mengenal hidup
Engkaulah tetes embun pertama yang menyesatkan
dahagaku dalam Cinta tak bermuara
Engkaulah matahari Firdausku yang menyinari
kata cakrawala aksara
Kau hadir dengan ketiadaan
Sederhana dalam ketidakmengertian
Gerakmu tiada pasti
Namun aku terus di sini
Menunggumu
Entah Kenapa...........
Aku tidak tahu bagaimana berpikir tentang kebahagiaan tanpa sebuah getaran yang menciutkan hati
Belakangan, aku berdiri di atas jembatan kesedihan
di malam yang pekat
Dari jauh, mengalun sebuah tembang tetesan keemasan,
ia menggelembung, melewati permukaan yang gemetaran
Gondola-gondola, cahaya-cahaya, musik----
mabuk ia berenang dalam muram
Jiwaku, sebuah instrumen berdawai
tersentuh oleh tangan-tangan tak tampak
bernyanyi sendiri menyahut lagu gondola
dan bergetar dengan bahagia yang mencolok
----Adakah yang mendengarkan.............???
Langganan:
Postingan (Atom)
Diberdayakan oleh Blogger.
You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

